Skip to main content

Menghitung dan Menentukan Masa Subur

Menentukan atau menghitung masa subur adalah salah satu bagian dari penentu kesuksesan program hamil yang anda lakukan, dan untuk memudahkan anda, berikut ini adalah cara atautips menentukan dan menghitung masa subur pada wanita.

Menghitung masa subur
Masa subur adalah sebuah masa dimana perempuan berada di tingkat kesuburan tertinggi dan siap untuk dibuahi dengan kemungkinan hamil yang lebih besar dari hari hari lainnya. Terutama bagi perempuan yang mengalami masalah sulit hamil, mengetahui kapan masa subur yang anda miliki sangat penting agar anda bisa segera hamil.

Menentukan masa subur dengan siklus menstruasi
Untuk anda yang memiliki siklus menstruasi teratur setiap bulannya, maka masa subur anda adalah antara hari ke 10 sampai hari ke 16 setelah hari menstruasi terakhir dengan puncak masa subur di hari ke 13 setelah menstruasi.

Contohnya jika hari terakhir anda menstruasi di bulan ini adalah pada tanggal 7, maka masa subur anda adalah di tanggal 17 sampai tanggal 23 dengan puncak masa subur pada tanggal 20 di bulan tersebut.

Sedangkan untuk anda yang memiliki siklus haid yang kurang teratur, maka untuk menentukan masa subur anda perlu mencatat siklus haid anda selama 6 bulan sebelumnya, dengan rumus penentuan masa subur anda adalah hari ke (siklus terpendek dikurangi 18) hingga hari ke (siklus terpanjang dikurangi 11)

Perhatikan contoh pencatatan siklus haid di bawah ini,

Bulan 1 : siklus haid selama 30 hari
Bulan 2 : siklus haid selama 29 hari
Bulan 3 : siklus haid selama 33 hari (ini adalah contoh siklus terpanjang)
Bulan 4 : siklus haid selama 30 hari
Bulan 5 : siklus haid selama 28 hari (ini adalah contoh siklus terpendek)
Bulan 6 : siklus haid selama 31 hari.
Dari contoh diatas dapat kita ambil bahwa siklus tersingkat anda adalah 28 hari sedangkan siklus terlama adalah 33 hari, maka masa subur anda  adalah antara

28 - 18 = hari ke 10 sampai
33 - 11 = hari ke 22.
Menentukan masa subur
Selain menggunakan metode kalender di atas, anda dapat mengenali masa subur dari tanda yang ditunjukkan oleh tubuh anda sendiri, diantaranya


Perubahan kekentalan lendir dari area kewanitaan, perubahan ini dipicu oleh peningkatan hormon estrogen. Untuk melakukan tes, basahi dan rekatkan ujung jari telunjuk dan jempol anda dengan cairan lendir rahim kemudian renggangkan sekitar 2 hingga 3 cm, jika lendir tersebut tidak terputus (kental) maka kemungkinan sekitar 80% anda berada pada masa subur.
Terasa nyeri di bagian perut bawah, dan
Peningkatan suhu tubuh dari suhu tubuh biasa.
Jika ingin lebih mudah, anda dapat menentukan masa subur dengan mempergunakan alat bantu atau alat uji kesuburan yang dapat anda beli di apotek, dan silahkan baca juga tips cara agar cepat hamil untuk anda yang mengalami masalah atau sulit untuk segera hamil.

Comments

Popular posts from this blog

Suluk Linglung

Dalam kehidupan tasawuf, seorang yang ingin menyempurnakan dirinya harus melalui beberapa tahap-tahap dalam perjalanan spiritualnya. Dimana tahap paling dasar adalah syari'at, yaitu tahap pelatihan badan agar dicapai kedisiplinan dan kesegaran jasmani. Dalam syari'at hubungan antar manusia dijalin menjadi umat, syariat dimaksudkan untuk membawa  seseorang ke dalam sebuah bangunan kolektif, yang disebut umat, bangunan persaudaraan berdasarkan kepercayaan atau agama yang sama. Begitu juga yang diajarkan dan dilaksanakan oleh  Sunan Kalijaga  di dalam kitab Suluk Linglung, ia sangat menekankan pentingnya menjalankan syari'at Islam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah saw, termasuk sholat lima waktu, puasa ramadhan, membayar zakat dan menjalankan ibadah haji. Agar dapat menjalankan ajaran Islam yang sempurna dan sungguh-sungguh (kaffah), baginya harus melalui berbagai tirakat dan perenungan diri yang sungguh-sungguh pula. Dengan begitu manusia akan dapat mengerti...

10 Mutiara yang akan diambil Jibril as.

رُوِىَ أَنَّ جِبْرِيْلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ نَزَلَ عَلَى النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فىِ مَرَضِ مَوْتِهِ فَقاَلَ ياَجِبْرِيْلُ هَلْ تَنْزِلُ مِنْ بَعْدِى , فَقاَلَ نَعَمْ ياَرَسُوْلَ اللهِ أَنْزِلُ عَشْرَ مَرَّاتٍ أَرْفَعُ العَشْرَ الجَواَهِرِ مِنَ الأَرْضِ قاَلَ ياَ جِبْرَيْلُ وَماَتَرْفَعُ مِنْهاَ , قاَلَ , (الأَوَّلُ) أَرْفَعُ البَرَكَةَ مِنَ الأَرْضِ (وَالثَّانىِ) أَرْفَعُ المَحَبَّةَ مِنْ قُلُوْبِ الخَلْقِ (وَالثَّالِثُ) أَرْفَعُ الشُّفْقَةَ مِنْ قُلُوْبِ الأَقاَرِبِ (وَالرَّابِعُ) أَرْفَعُ العَدْلَ مِنَ الأُمَراَءِ (وَالخاَمِسُ) أَرْفَعُ الحَياَءَ مِنَ النِّساَءِ (وَالسَّادِسُ) أَرْفَعُ الصَّبْرَ مِنَ الفُقَراَءِ (وَالسَّابِعُ) أَرْفَعُ الوَرَعَ وَالزُهْدَ مِنَ العُلَماَءِ (وَالثَّامِنُ) أَرْفَعُ السَّخاَءَ مِنَ الأَغْنِياَءِ (وَالتَّاسِعُ) أَرْفَعُ القُرْآنَ (وَالعاَشِرُ) أَرْفَعُ الإِيْماَنَ Ketika Rasulullah dalam keadaan sakit yg menghantarkan belaiu wafat, malaikat Jibril datang menemuinya. Setelah berbincang sejenak Rasulullah bertanya kepada Jibril...

Tawassuth, Tawazun, I'tidal, dan Tasamuh

Ada tiga ciri utama ajaran Ahlussunnah wal Jamaah atau kita sebut dengan Aswaja yang selalu diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya: Pertama , at-tawassuth atau sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan. Ini disarikan dari firman Allah SWT: وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً Dan demikianlah kami jadikan kamu sekalian (umat Islam) umat pertengahan (adil dan pilihan) agar kamu menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) manusia umumnya dan supaya Allah SWT menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) kamu sekalian. (QS al-Baqarah: 143). Kedua  at-tawazun atau seimbang dalam segala hal, terrnasuk dalam penggunaan dalil 'aqli (dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional) dan dalil naqli  (bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits). Firman Allah SWT: لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا ...