ISLAM adalah rahmatan lil ‘alamin. Orang Indonesia dapat
menjadi Muslim sejati tanpa harus menanggalkan identitas keindonesiaannya. Kita
bisa menjadi Muslim 100 persen tanpa harus memaksakan diri ‘menjadi Arab’,
karena “menjadi Muslim” berbeda dengan “menjadi Arab”.
Para ulama menjelaskan bahwa perbuatan Rasulullah saw dalam
kapasitas sebagai manusia biasa atau beliau sebagai ‘orang Arab’ yang memiliki
budaya/adat sendiri, tidak selalu wajib kita ikuti. (Di antara mereka, ada Imam
Qurafi, seorang fukaha terkemuka Malikiyah yang wafat tahun 684 H, juga Imam
Abu Zahrah dan Imam Ibn Asyur dari kalangan kontemporer). Meski bagi yang hendak menirunya dengan niat
ittiba’, insya Allah bernilai pahala.
Wallahu A’lam.
Comments
Post a Comment